Gejala Penyebab Dan Cara Mengatasi Sembelit Atau Konstipasi – Semebelit atau konstipasi biasanya disebabkan karena kekurangan asupan serat. Konstipasi juga mampu terjadi karena kurangnya aktifitas olah raga atau efek samping sejumlah obat-obatan. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas artikel mengenai beberapa gejala penyebab dan cara mengatasi sembelit atau konstipasi, semoga apa yang kami sampaikan ini mampu bermanfaat buat anda. Berikut Gejala penyebab dan cara mengatasi sembelit atau konstipasi

A. Tanda gejala konstipasi antara lain

* Buang air besar lebih sedikit dari tiga kali seminggu
* Tekanan pada perut yang menyiksa dikala terjadinya pergerakan pada usus
* Perasaan terjadi pada penyumbatan dubur
* Sulit buang air besar
* Perasaan tidak selesei setelah buang air besar
Gejala Penyebab Dan Cara Mengatasi Sembelit Atau Konstipasi  Gejala Penyebab Dan Cara Mengatasi Sembelit Atau Konstipasi
Gejala Penyebab Dan Cara Mengatasi Sembelit Atau Konstipasi

B. Penyebab sembelit konstipasi atau susah buang air besar

1. Pola makan yang buruk

Kekurangan serat buah-buahan dan sayur-sayuran dan sereal, serta kekurangan sereal juga mampu memicu konstipasi. Selain itu perubahan pola makan dan terlalu banyak mengkonsumsi produk susu juga dapat menyebabkan susah buang air besar. Disamping itu gangguan makan juga ikut berkontribusi terhadap terjadinya konstipasi. Orang yang memiliki berat tubuh yang tidak ideal menyerupai terlalu kurus atau gemuk juga mampu memicu konstipasi.

3. Kehamilan

Sekitar 40% wanita yang hamil mengalami konstipasi selama kehamilan, terutama pada periode awal kehamilan. Tubuh lebih banyak memproduksi hormon progesteron yang efeknya mampu mengendurkan otot sehingga menyulitkan otot usus sulit untuk berkontraksi. Sebagai karenanya ibu hamil terkadang mengalami dilema susah buang air besar.

4. Menunda buang air besar

Sering kali bawah umur atau orang cukup umur memiliki keengganan untuk pergi ke toilet untuk menunda buang air besar, entah karena alasan takut atau malas. Menunda-nunda buang air besar ketika ada desakan untuk melakukannya justru mampu beresiko mengundang konstipasi.

5. Pengaruh obat-obatan

Konsumsi obat-obatan tertentu juga mampu menjadikan efek samping menyerupai susah buang air besar. Obat-obatan tersebut mampu menyerupai embel-embel kalsium, embel-embel zat besi, obat-obatan diuretik serta obat pereda nyeri yang mampu membuat orang kecanduan. menyerupai kodein dan morfin.

6. Memiliki kondisi kesehatan tertentu

Pada kasus yang jarang terjadi, kesulitan untuk buang air besar dapat dianggap sebagai menandakan adanya medis tertentu, menyerupai diabetes, sindrom iritasi usus besar, kelenjar tiroid yang kurang aktif, penyakit parkinson, penyakit peradangan usus, kanker usus besar dan lain-lain.

7. Faktor-faktor psikologis

  • Kesulitan buang air besar mampu terjadi pada mereka yang memiliki dilema pskitis, menyerupai cemas, depresi, setres dan syok kekerasan.
  • Kekurangan asupan cairan sehingga membuat tinja atau BAB menjadi keras
  • Usia tua, hal ini tanggapan peristaltik dan konttraksi usus yang menurun karena faktor usia sehingga mampu memperlambat pergerakan feses.
  • Aktifitas fisik sedikit
  • Obat-obatan menyerupai obat tidur narkotika atau obat-obatan lain yang menurunkan tekanan darah penyalahgunaan obat laksatif.

8. Penyebab sembelit lainnya yang berupa penyakit

  • Penyumbatan pada usus besar atau rektum kanker usus besar
  • Kanker rektum
  • Fisura ani
  • Obstruksi usus
  • Penyempitan usus besar
  • Kanker perut lainnya yang menekan pada usus besar
  • Rektokel

9. Masalah pada saraf di sekitar usus besar

  • Cedera tulang belakang
  • Neuropati otonom
  • Multiple sclerosis penyakit parkinson

10. Penyakit yang mensugesti hormon dalam tubuh

  • Diabetes atau kencing manis
  • Kelenjar paratiroid yang terlalu aktif ( hiperparatiroidisme )
  • Kehamilan tiroid kurang aktif (hypothyroidism )

C. Cara mengatasi sembelit konstipasi atau susah buang air besar

  • Perubahan gaya hidup yang lebih sehat selain mampu mengatasi sembelit juga mampu mencegah sembelit datang kembali, inilah hal-hal yang perlu anda lakukan untuk mencegah dan mengatasi sembelit.
  • Olah raga rutin setiap hari, kekuatan otot usus dan pergerakannya mampu meningkat dengan latihan ataupun aktifitas fisik. Olah raga sangat berperan dalam memperlancar sistem pencernaan serta membantu mengatasi sembelit.
  • Meningkatkan asupan serat pada tubuh, tubuh yang mengkonsumsi serat dengan cukup akan membuat feses menjadi lebih lunak serta licin sehingga mudah dikala melalui usus. Kaprikornus konsumsilah makanan yang banyak mengandung serat menyerupai buah-buahan atau sayur-sayuran, namun jangan hingga berlebihan karena mampu membuat anda menjadi kembung.
  • Jangan suka menunda buang air besar dikala anda terasa ingin BAB, sebaiknya turuti saja dan jangan ditunda karena menunda-nunda buang hajat dalam waktu yang lama mampu membuat feses menjadi tertahan dan mengeras sehingga pada akhirnya akan sulit untuk dikeluarkan.
  • Modifikasi diet, memperbaiki asupan makanan yang dikonsumsi menjadi langkah penting unuk mengatasi sembelit atau susah buang air besar. Perbanyak asupan serat menyerupai kacang-kacangan, buah segar, sayur-sayuran, gandum dan lain-lain. Kurangi asupan makanan rendah serat menyerupai es krim, daging, keju, makanan kaleng dan lain-lain.
  • Tingkatkan asupan cairan menyerupai air putih dan jus.
  • Tingkatkan aktifitas fisik dan berolah raga secara teratur.
  • Konsumsi obat pencahar mampu dilakukan untuk membantu memperlancar BAB, namun jangan berlebihan, jikalau BAB sangat keras mampu diberi obat pelembut feses menyerupai gliserin atau minyak mineral untuk membantu melembutkan feses sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan dan tidak perlu mengendan serta tidak menjadikan rasa sakit dikala mengeluarkannya.

D. Obat penyakit sembelit

Berikut ini beberapa obat yang mampu anda gunakan untuk mengatasi sembelit, antara lain :
  • Agen pembentuk serat, ialah obat embel-embel penambah serat pada feses, contohnya menyerupai pysillium, guar gum, metilselulosa, dan kalsium polycarbhopil.
  • Agen prokinotik, merupakan obat sembelit yang mampu meningkatkan pergerakan usus, misalnya menyerupai misoprostal, cochicine dan tegaserod.
  • Agen hiperosmolar ( osmotik ), merupakan obat sembelit yang mampu berfungsi membantu biar cairan pada rongga usus mampu tercukupi. Contohnya menyerupai magnesium sitrat, laktulosa dan susu magnesium.
  • Stimulan, obat sembelit yang berfungsi untuk meningkatkan pergerakan usus yang dikenal dengan istilah obat pencehar. Contohnya menyerupai bysacodyl, senna serta minyak jarak. Namun obat sembelit ini tidak cocok jikalau digunakan dalam jangka panjang.
  • Emolien, merupakan obat sembelit yang berfungsi untuk melunakkan tinja, namun obat ini dinilai kurang efektif jikalau dibandingkan dengan obat sembelit lainnya. Contohnya minyak mineral dan emolien docusate.
Obat-obatan sembelit di atas juga mampu digunakan untuk anak-anak, namun penggunaannya juga harus sesuai dengan dosis yang sempurna serta tidak berlebihan. Laksatif stimulan dan enema tidak boleh digunakan untuk mengatasi sembelit pada bayi. Obat pencahar mampu berpotensi menjadikan perut kembung, mual, dan kram. Jika sembelit terjadi pada bawah umur atau bayi sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk mengatasinya biar menerima diagnosis dan penanganan dengan tepat.
Demikianlah informasi perihal Gejala Penyebab Dan Cara Mengatasi Sembelit Atau Konstipasi. Semoga informasi diatas bermanfaat. Terimakasih.