Pengertian dan kepribadian dan tipe kepribadian 


Dunia Psikologi – Personallity atau biasa yang disebut kepribadian pasti dimiliki setiap orang. Kepribadian merupakan topeng yang selalu digunakan orang setiap ketika dimanapun ia berada. Fungsinya semoga mereka mampu diterima dilingkungan mereka. 



Contohnya, apakah calon gubernur atau presiden membantu orang-orang susah alasannya ialah memang memiliki kepribadian yang nrimo atau ada maunya?? Jika seseorang menyampaikan sikap aslinya dihadapan orang-orang, otomatis ia akan sulit diterima di lingkungannya. 

Nah, itu sekilas ihwal kepribadian, sekarang kita akan bahas 4 tipe kepribadian menurut Hippocrates. 
Hippocrates adalah bapak ilmu kedokteran, ia membahas insan dari titik tolak konstitusional. Terpengaruh oleh kosmologi empedokles, yang mengatakan bahwa alam semesta isinya tersusun dari empat unsur dasar yaitu; tanah, air, udara, dan api. Dengan sifat-sifat yang didukungnya yaitu; kering, basah, dingin, dan panas. Dari situlah, kesudahannya Hippocrates berpendapat bahwa dalam diri seseorang terdapat empat macam sifat-sifat yang didukung oleh keadaan konstitusional berupa cairan-cairan yang ada dalam badan orang tersebut, antara lain:
  • Sifat kering terdapat dalam chole
  • Sifat berair terdapat dalam melanchole
  • Sifat cuek terdapat dalam phegma
  • Sifat panas terdapat dalam sanguis
Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan satu persatu ihwal tipe-tipe kepribadian di atas. Yang pertama-tama akan saya jelaskan terlebih dahulu ihwal tipe kepribadian kolerik/chole

Tipe Kepribadian Kolerik/Chole


Orang dengan tipe kepribadian chole biasanya sangat berorientasi pada pekerjaan, dan tugas. Dia ialah seseorang yang mempunyai disiplin kerja yang sangat tinggi. Kelebihan ia mampu melakukan peran dengan setia dan bertanggung jawab dengan peran yang diembannya. Kekurangannya kolerik kurang mampu mencicipi perasaan orang lain, belas kasihannya terhadap penderitaan orang lain sangat minim, alasannya ialah tipe perasaannya kurang bermain.

Kekuatan :


·         Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif.
·         Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan.
·         Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target.
·         Bebas dan mandiri.
·         Berani menghadapi tantangan dan masalah.
·         “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
·         Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat.
·         Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas.
·         Membuat dan menentukan tujuan.
·         Terdorong oleh tantangan dan tantangan.
·         Tidak begitu perlu teman.
·         Mau memimpin dan mengorganisasi.
·         Biasanya benar dan punya visi ke depan.
·         Unggul dalam keadaan darurat. (rigen-note)

Kelemahan :

·         Tidak tabah dan cepat marah (kasar dan tidak taktis).
·         Senang memerintah.
·         Terlalu agresif dan tidak/susah untuk santai.
·         Menyukai kontroversi dan pertengkaran.
·         Terlalu kaku dan kuat/ keras.
·         Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik.
·         Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci.
·         Sering membuat keputusan tergesa-gesa.
·         Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain.
·         Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan.
·         Workaholics (cinta mati dengan pekerjaan).
·         Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf.
·         Mungkin selalu benar tetapi tidak populer. (rigen-note)
    Sekian artikel saya tentang
    

   Kelebihan dan Kekurangan Tipe Kepribadian Kolerik