Pertama kali diperkenalkan oleh Linnaeus pada tahun  Khasiat kecubung Kecubung (datura metel L) Pertama kali diperkenalkan oleh Linnaeus pada tahun 1753. dikenal sebagai tanaman yang negatif, Tanaman ini berbentuk terompet yang mengandung zat bius atau penghilang kesadaran orang orang erofa memperlihatkan nama Devil trumpet yang berkonotasi negatif pada tanaman ini karena khasiatnya yang sering disalah gunakan.

Kecubung merupakan tanaman hias berbatang keras dengan cabang besar ibarat kayu. Tanaman ini dibiakan dengan setek dan biji. Ada tiga jenis kecubung, yaitu kecubung dengan bunga putih, bunga kecil yang terdiri dari satu lapis (kecubung kasihan) dan bunga besar ganda dan berwarna ungu renta yang dinamakan kecubung merah atau kecubung hitam.

Bunga bunga kecubung tersebut beracun, terutama bunga yang berwarna putih. Namun penelitian ilmiah mengambarkan bahwa kadar racunya tidak terlalu tinggi.

Kandungan dan khasiat kecubung

Tanaman kecubung mengandung alkaloid atau yang disebut hiosiamin(atropin) dan skopolamin. Alkaloid ini bersifat racun sehingga pemakaiannya terbatas pada adegan luar. selain itu, biji kecubung mengandung hiosin lemak, sedangkan daunya mengandung kalsium oksalat. berguna mengobati reumatik, sembelit, asma, sakit pinggang, bengkak, encok, eksim dan radang anak telinga

Menurut Endah Lasmadiwati, Ahli tanaman obat dari taman sringganis bogor. pengguna kecubung harus hati hati mampu berefek samping, pengguna kecubung mampu saja keracunan, daun kecubung hanya dioles dan ditempelkan saja pada dahi mampu membuat orang mabuk

Sebenarnya jenis tanaman kecubung yang dapat dimanfaatkan sebagai obat sangat banyak, di antaranya Datura Stramonium, Datura tatura, dan Brugmansia suaviolens, namun daya khasiatnya berbeda-beda. Kecubung berbunga putih di antaranya yaitu Atura foscuosa var alba. Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara. Sedangkan Datura stramonium berasal dari Amerika Tropik.

Hampir seluruh adegan tanaman kecubung dapat dimanfaatkan sebagai obat. Hal ini disebabkan seluruh bagiannya mengandung alkaoida astropin mirip pada tanaman Atropa belladonna, serta Hyosciamin dan Scopolamin. Ketiga alkaoida ini bersifat antikolinergik. Sampai ketika ini digunakan oleh industri farmasi sebagai sumber utama hysciamin yang berguna memberi efek menenangkan kejang-kejang, khususnya perut.

Khasiat Kecubung dan cara penyembuhan
Siapkan daun dan bunga kecubung secukupnya, bawang merah dan jahe secukupnya, kemudian tumbuk sampai halus, adegan yang ditumbuk tempelkan pada adegan yang sakit

Obat sembelit
Daun kecubung dua lembar olesi sedikit minyak kelapa, lalu dipanggang diatas api sampai layu. Daun yang telah dupanggang ditempelkan dibawah perut, lakukan 2-3kali sehari

Obat Asma
Iris-iris beberapa lembar daun kecubung kemudian jemur sampai kering. Daun yang sudah diiris kemudian dibuat lintingan, lalu dihisap mirip menghisap rokok. Sakit pinggang dan encok 10 lembar daun kecubung yang berbatang ungu ditumbuk bersama kapur sirih sampai halus, lalu tempelkan pada pinggang yang sakit, lakukan 2-3 kali sehari

Obat bengkak
Daun dibasahi minyak kelapa secukupnya, lalu panggang dan diremas. tempelkan pada adegan jerawat laukukan 2-3 kali sehari

Obat eksim
Siapkan 25 g daun kecubung kemudian tumbuk beri minyak kelapa secukupnya selanjutnya, hasil tumbukan daun itu dipanaskan, ketika masih hangat hangat kuku, tumbukan daun kecubung digosokan pada tempat yang terkena eksim

Obat radang anak telinga 
10 lembar daun kecubung dicuci, lalu digiling sampai halus, remas gilingan daun tersebut dengan minyak kelapa yang telah dihangatkan terlebih dahulu, setelah itu peras lalu saring. Minyak perasan diteteskanpada anak indera pendengaran yang sakit lakukan 2 kali sehari sebanyak 5 tetes