Penyakit tetanus atau penyakit kejang luka atau sering juga disebut penyakit racun tahi k Obat Tradisional Penyakit Tetanus Obat Tradisional Penyakit Tetanus. Penyakit tetanus atau penyakit kejang luka atau sering juga disebut penyakit racun tahi kuda, disebabkan oleh luka yang kemasukan bakteri tetanus atau clostridium tetani yang banyak terdapat didalam tanah, terutama tanah yang banyak tercampur oleh kotoran hewan/ternak menyerupai kuda, lembu dll.

Basil tetanus sangat mudah bergerak dengan bulu-bulu cambuknya yang halus. Ia banyak mengeluarkan toksin yang merusak susunan urat saraf. Karena serangan bakteri itu maka terjadilah kekejangan dan kekakuan urat saraf pada muka dan anggota tubuh lainnya.

Gejala atau tanda-tanda

  • Urat-urat pada muka, rahang bawah dan pinggang terjadi tegang dan kejang.
  • Kekejangan itu terjadi pada tengkuk, tungkai dan lengan.
  • Kekejangan dan kekakuan itu terjadi secara terus menerus.
  • Karena urat-urat menjadi kejang, maka sulitlah bagi sipenderita bila akan makan, duduk, berjalan, dan bernafas.
  • Suhu tubuh naik.
  • Muka nampak kebiru-biruan.
  • Meskipun telah menderita, sipenderita tetap sadar, tidak pingsan.

Perawatan dan pengobatan

  • Perlu diusahakan supaya sipenderita dapat ditempatkan dalam kamar yang jauh dari bermacam-macam gangguan.
  • Cahaya yang masuk kedalam kamar supaya dibatasi.
  • Suara-suara yang dapat mengganggu (bunyi lonceng, berbicara dan tertawa keras, dll) sedapat mungkin dijauhkan.
  • Supaya tubuh sipenderita seringkali digosok dengan handuk yang dicelupkan kedalam air hangat/air panas.
  • Jika sipenderita sukar akan makan, berilah ia kuning telur ayam yang diaduk dengan susu yang dapat disedot dengan pipa plastik.

Obat Tradisional Penyakit Tetanus

  1. Daun ngokilo 5 lembar, dicuci bersih lalu digiling halus-halus, diremas dengan air panas 1/2 cangkir dan madu 6 sdm. diperas dan disaring, lalu diminum/disedot dengan pipa plastik 3 kali sehari.
  2. Asam trengguli 15 jari, dicuci bersih-bersih, digiling halus-halus, diberi air panas 1.1/2 cangkir dan madu 6 sdm. Diramas baik-baik, diperas dan disaring lalu diminum/disedot dengan pipa plastik 3 kali sehari 1/2 cangkir.
  3. Daun jintan 3/4 genggam, dicuci lalu direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga tersisa 3/4-nya. Sesudah hambar disaring dan dikasih madu secukupnya. Diminum 3 kali sehari 3/4 gelas.
  4. Daun sambilata 1/4 genggam, daun meniran 1/4 ggm, daun sembung 12 lembar, daun ngokilo 10 lembar, gula enau 3 jari. Semua materi dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, lalu rebus dengan 3 gelas air sehingga tersisa 3/4-nya. Sesudah hambar disaring lalu minumkan pada sipenderita 3 kali sehari 3/4 gelas.
  5. Daun jintan 1/2 genggam, daun ngokilo 18 lembar, rimpang cekur 2 jari, gula enau 3 jari. Dicuci da dipotong seperlunya, lalu rebus dengan tiga gelas air bersih hingga tersisa 3/4 nya. Sesudfah hambar disaring lalu minu 3 kali sehari 3/4 gelas.