Menurut Dra. Retno Tri Hariastuti, M.Pd.,kons layanan bimbingan konseling ialah suatu kegiatan bimbingan konseling yang dilakukan melalui kontak pribadi dengan sasaran layanan ( klien/ penerima didik ), dan secara pribadi berkenaan dengan permasalahan ataupun kepentingan tertentu yang dirasakan oleh sasaran layanan tersebut. Kegiatan yang merupakan layanan bimbingan konseling mengemban fungsi tertentu dan pemenuhan fungsi tersebut dibutuhkan dapat dirasakan oleh sasaran layanan secara langsung.

Suatu model gres dalam ranah bimbingan konseling yang memiliki implementasi baik terhadap tujuan yang ingin dicapai, yakni Bimbingan Konseling komprehensif. Makna Komprehensif dalam KBBI ialah meiliki wawasan yang luas serta bisa mendapatkan dengan baik. Kaprikornus BK Komprehensif merupakan suatu alternatif model bimbingan konseling yang menggabungkan subjek-subjek Bimbingan Konseling baik siswa, orang tua, guru dan staf manajemen serta seluruh anggota masyarakat untuk meningkatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Program BK komprehensif ialah usaha kolaboratif yang bermanfaat bagi siswa, orang tua, guru, staf administrasi, dan seluruh anggota masyarakat. Model BK komprehensif memiliki karakteristik, yaitu:
1. Memiliki cakupan layanan yang komprehensif
2. Memiliki desain yang berlandaskan pada nilai-nilai preventif
3. Memiliki bentuk yang bersifat perkembangan
4. Berpusat pada siswa
5. Dilaksanakan secara kolaaboratif
6. Didukung oleh data 
Berdasarkan pada fungsi dan prinsip bimbingan, maka kerangka kerja layanan bimbingan dan konseling komprehensif dikembangkan dalam suatu aktivitas bimbingan dan konseling yang dijabarkan dalam empat kegiatan utama yaitu: 1) layanan dasar bimbingan, 2) layanan responsif, 3) layanan perencanaan individual, 4) dukungan system. 
1. Layanan Dasar Bimbingan
Layanan dasar bimbingan ialah layanan bimbingan yang bertujuan untuk membantu seluruh penerima didik berbagi prilaku efektif dan keterampilan-keteralmpilan hidupnya yang mengacu pada tugas-tugas perkembangan penerima didik. 
Layanan dasar bimbingan ini juga berisi layanan bimbingan belajar, bimbingan sosial, bimbingan pribasi dan bimbingan karir. Layanan ini ditujukan untuk seluruh penerima didik, disajikan atau dilunsurkan dengan menggunakan setrategi klasikal dan dinamika kelompok. 
2. Layanan Responsif
Layanan responsif ialah layanan bimbingan yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan yang dirasakan sangat prnting oleh penerima didik ketika ini. Layanan ini lebih bersifat preventif atau mungkin kuratif. Setrategi yang digunakan ialah konseling individual, konseling kelompok, dan konsultasi. Isi layanan responsif adalah: 
a. Bidang Pendidikan.
b. Bidang Belajar.
c. Bidang Sosial.
d. Bidang Pribadi.
e. Bidang Karir.
f. Bidang Tata Tertib Sekolah.
g. Bidang Narkotika dan Perjudian.
h. Boidang Prilaku Seksual.
i. Bidang Kehidupan Lainnya.
3. Layanan Perencanaan Individual
Layanan perencanaan individual ialah layanan bimbingan yang bertujuan membantu seluruh penerima didik membuat dan mengimpelementasikan rencana-rencana pendidikan, karir, dan sosial pribadinya. Tuuan utama dari layanan ini ialah membantu penerima didik memantau dan memahami pertumbuhan dan perkembangan dirinya sendiri, kemudian merencanakan dan mengimplementasikan itu atas dasar hasil pemantauan dan pemahamannya pada dirinya itu. Setrategi pelaksanaannya ialah dengan konsultasi dan konseling. 
4. Dukungan Sistem
Dukungan system ialah kegiatan-kegiatan manajemen yang yang bertujuan untuk memantapkan, memelihara, dan meningkatkan aktivitas bimbingan secara menyeluruh melalui pengembangan professional, manajemen program, dan penelitian dan pengembangan.
Kegiatan utama dari kempeat layanan bimbigan dan konseling diatas dalam ilmplementasinya didukung dengan beberapa jenis layanan bimbingan dan konseling antara lain: a) layanan pengumpulan data, b) layanan informasi, c) layanan penempatan, d) layanan konseling, e) layana referral, f) layanan mediasi, dan g) layanan penilaian dan tindak lanjut.  
a. Layanan Pengumpulan Data
Layanan pengumpulan data ialah kegiatan berbentuk pengumpulan, pengolahan, dan penghimpunan banyak sekali isu wacana penerima didik beserta latar belakangnya guna memperoleh pemahaman yang objektif terhadap penerima didik dalam membantu mereka mencapai perkembangan yang optimal.
b. Layanan Informasi
Layanan isu yaitu pemberian sejumlah isu kepada penerima didik semoga penerima didik memiliki infirmasi yang memadai baik wacana dirinya maupun lingkungannya yang dapat memperlihatkan pertolongan dalam mengambil kepetusan secara tepat.
c. Layanan Penempatan
Layanan penempatan yaitu layanan untuk membantu penerima didik memperoleh wadah yang sesuai dengan potensi yang dimilikinya semoga bisa mencapai prestasi yang optimal.
d. Layanan Konseling
e. Layanan Referal
Layanan referral yaitu layanan untuk melimpahkan kepada pihak lain yang lebih bisa dan berwenag apabila dilema yang ditangani itu di luar kemampuan dan kewenangan konselor/guru pembimbing di sekolah.
f. Layanan Penilaian dan Tindak Lanjut.